Pelosok blitar merupakan kota kedua dimana saya berpijak di tanah pedesaan yang sangat jauh dari hiruk pikuk dan polusi seperti di kebanyakan kota-kota besar di Indonesia. Saat itu kedatangan kami (waktu itu kami ber4) disambut hujan yang sangat deras dan banjir ( lagi-lagi banjir hikzz ) hingga kurang lebih 15-20 centi-an. Hampir 1 jam [...]
Pelosok blitar merupakan kota kedua dimana saya berpijak di tanah pedesaan yang sangat jauh dari hiruk pikuk dan polusi seperti di kebanyakan kota-kota besar di Indonesia. Saat itu kedatangan kami (waktu itu kami ber4) disambut hujan yang sangat deras dan banjir ( lagi-lagi banjir
hikzz ) hingga kurang lebih 15-20 centi-an. Hampir 1 jam lebih kami menunggu teman saya untuk menjemput di stasiun kereta api blitar kota. Tak disangka teman saya yang menjemput itu sangat-sangat perhatian sekali, hujan deras diselimuti angin yang lumayan kencang itu teman saya masih juga menjemput kami ber-4 dengan motornya bersama 1 teman lagi.
Lha Lho Lhe… kita ber4 mereka bawa motor 2… ( ??? ) terlintas tanda tanya, mungkin karena kedatangan kami yang tidak disangka karena kami menambah 2 pasukan lagi jadi 4…
hehehe… so let gooo !! berangkat deh kita berboncengan 3 on 3 alias 1 motor ber 3, untungnya teman saya datang hujan pun sudah mulai mereda dan angin pun pergi.
Sesampainya di kediaman teman saya kami ber-4 bersalam-salaman dan turut mendoakan teman & keluarganya agar tetap sabar serta mengikhlaskan semuaanya. ” Turut berduka cita teman, semoga ibunda ananda selalu disisi Allah SWT ” amien.
Teman saya mulai bertanya-tanya kepada kami ber-4, ” Kok paras muka kalian pada lesu, lemah & letih sepertinya atau ohhh aku tau …. ayo ayo”. Akhirnya teman saya itu mengerti juga apa yang kami rasakan dari tadi “lapar dan butuh kehangatan”
, hidangan pun disajikan dengan cepatnya ( jadi sungkan sendiri ) hehehe….kami ber-4 segera menunaikan kewajiban masing-masing ( makan wajib kan ?? ) :D.
Setelah usai makan kami lanjutkan kembali perbincangan yang sebelumnya tertunda dengan diiringi membakar tembakau yang tadinya sudah agak basah karena hujan. Semilir angin dan udara sejuk aroma hujan pun terhirup di dua lubang pemberian Sang Pangeran ini terasa sangat sejuk dan segar.
Sebelum sang mentari tengelam kami pun menyempatkan sesaat untuk berziarah ke makam ibunda teman saya. Suasana pemakan umum didaerah itu sangat sangat jauh dari apa yang saya bayangkan biasanya di kota, mengerikan alias medeni menurut penduduk di sekitar makam itu adalah pemakaman keramat bertambah rasa ngeri ini ( merinding nih nulisnya ).
Setelah usai dari pemakaman kami berlanjut menuju sawah / kebun yang tidak jauh dari rumah teman saya. Pengalaman kedua bagi saya berkunjung di suasana pedesaan yang biasanya hanya saya lihat di layar kaca, sunggu menyenangkan, sedap dipandang kedua mata ini, rasa-rasa lainnya sampai tak bisa diungkapkan.
Kami menyempatkan untuk mengabadikannya sebagai kenang-kenangan :





Blitar membuat saya beserta teman-teman saya yang kebetulan mereka adalah sahabat karib sejak masih menggunakan seragam putih biru hingga dewasa ini. Sejak keberangkatan kami dari Surabaya hingga kembali lagi ke kota pahlawan kami pun masih juga dapat beberapa pengalaman yang mungkin susah untuk dilupakan hingga tutup usia (kalo ndak pikun
semoga saja tidak). Berangkat menggunakan transportasi umum Ular Besi dan Pulang menggunakan transportasi KuBus Beroda.
Have a Nice Day…
You can follow the comments for this article with the RSS 2.0 feed.
@mas gajah : sepurane sing akeh mas soale budale ndadak isuk2 meneh baru subuh budal.. insyallah kapan2 lagi mas.
[Reply]
Senengnya libur rame-rame gitu, bikin saya pengen kesana deh…
[Reply]
salam kenal … senang sekali membaca ceritanya mas .. bagus banget waah bisa belajar nich …terima kasih juga atas kunjungannya
[Reply]
@bintang timur : sebenarnya itu liburan yang tidak disengaja mbak ![]()
@indana : terima kasih banyak indana, terima kasih juga telah berkunjung kemari
[Reply]
wuih .. seru bangettt ..
apalagi yang bagian manen, kalau di desa2 yang kebetulan musim panen rasanya ingin langsung ikutan ke medan laga untuk manen bareng .. :p
[Reply]
keren postingannya gan……
oia, klo butuh referensi atau paper tentang teknik elektro
DAPAT DI KLIK DISINI GAN…..terimakasih banyak…ditunggu kunjungannya
[Reply]
Thanks for sharing such an interesting information.
[Reply]
I think this is really a very nice post. Thanks for the great content!
[Reply]
Thanks for posting this useful info. It really helped me
[Reply]
Thanks for posting Really Such Things.
[Reply]
I should recommend your site to my friends. Cheers.
[Reply]
I just love the way you work. Thanks for sharing this great and interesting stuff.
[Reply]
Fabulous post! I really enjoyed that.
[Reply]
Thanks for the great info. I’ll be implementing much of this soon
[Reply]
Thanks a lot for sharing. You have done a brilliant job. Your article is truly relevant to my study at this moment, and I am really happy I discovered your website.
[Reply]
I would like to see more details about this topic.
[Reply]
Good job. All of them are useful.
[Reply]
Thanks for share it keep it up.
[Reply]
very interesting article! I will follow your themes.
[Reply]
Content © Hanya Sebuah Blog Biasa
Proudly powered by WordPress
Theme designed by The Design Canopy
Hosted by edublogs - online education tools and community
126 queries.
0.372 seconds.
kok gak ngajak-ngajak?
[Reply]